Rabu, 02 Agustus 2023

Lirik Lagu Anneth Delliecia Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti

‘Lirik Lagu Banjar Kotabaru: Gunungnya Bamega’

Lagu daerah merupakan bagian tak terpisahkan dari warisan budaya suatu daerah. Salah satu lagu daerah yang kaya dengan makna dan keindahan adalah lagu Banjar Kotabaru yang berjudul ‘Gunungnya Bamega’. Lagu ini merupakan salah satu ciri khas dari daerah Banjar, Kalimantan Selatan, yang menyampaikan pesan tentang keindahan alam dan kebesaran Tuhan. Mari kita lihat lirik lengkapnya dan makna yang terkandung di dalamnya.

Gunungnya Bamega, bamega pantas dipuji
Berseri-seri bunyinya, tiada taranya di bumi

Lirik pertama langsung memperkenalkan objek utama lagu ini, yaitu ‘Gunungnya Bamega’. Kata ‘Bamega’ sendiri dalam bahasa Banjar berarti ‘megah’ atau ‘menakjubkan’. Lagu ini menggambarkan keindahan alam yang dimiliki oleh gunung tersebut. Gunung yang begitu tinggi dan megah pantas untuk dipuji dan dihormati. Lagu ini mengajarkan kita untuk menghargai kebesaran alam yang ada di sekitar kita.

Batang bungai batang layu, layu oleh tanduk memakai
Ayan sajarat ginuning, layu oleh tanduk memakai

Lirik selanjutnya membawa kita ke pohon bungai yang ada di sekitar gunung. Pohon bungai melambangkan keindahan dan kelembutan. Namun, dalam lagu ini disampaikan bahwa pohon bungai menjadi layu oleh tanduk. Hal ini dapat diartikan sebagai perubahan atau kejadian yang dapat merusak keindahan alam. Pesan yang terkandung di sini adalah pentingnya menjaga dan merawat lingkungan alam agar keindahannya tetap terjaga.

Lagaknya ikan kawin, hati pun sudah mengerenyut
Gaya masyarakat dunia, hati pun sudah mengerenyut

Lirik berikutnya menggambarkan perubahan sikap dan perilaku manusia. Seperti ikan yang berubah saat kawin, manusia juga dapat berubah saat terpengaruh oleh gaya hidup masyarakat dunia yang serba materialistik. Perubahan ini dapat membuat hati kita mengerenyut, mengingatkan kita untuk tetap teguh pada nilai-nilai luhur dan tidak tergoda oleh hal-hal yang tidak sejalan dengan kebaikan.

Tajam mata menggunung, hati harus jangan lupa
Katungkus bisa menanjak, hati harus jangan lupa

Lirik terakhir menekankan pentingnya menjaga kecerdasan pikiran dan hati yang tajam. Mata yang tajam dapat melihat keindahan alam dan memahami kebenaran di dalamnya. Namun, hati yang lupa akan kebaikan dapat membuat kita terjerumus dalam kekurangan. Pesan dalam lirik ini adalah pentingnya menjaga dan merawat hati agar tetap fokus pada kebaikan dan kebenaran.

Lagu ‘Gunungnya Bamega’ memberikan gambaran tentang keindahan alam